Mau pakai VPS atau Hosting ?, ini adalah salah satu pertanyaan yang akan ditanyakan oleh si penyedia layanan hosting atau provider sebuah server jika anda ingin membangun sebuah website. VPS atau Hosting adalah salah satu layanan paling populer di Indonesia, bahkan pada jaman serba instan kalian bisa menemukannya dari harga yang termurah sampai harga yang termahal.

Ya harga, ini adalah salah satu patokan yang bisa dijadikan alasan kenapa layanan VPS tersebut memiliki kualitas yang bagus. tapi penggunaan VPS juga tidak sebetulnya tepat sasaran bagi seluruh pemilik website, termasuk saya sendiri jika memang tidak perlu menggunakan VPS.

Untuk pertarungan harga VPS memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan hosting, namun dalam kasus tertentu hosting yang mahal akan terkalahkan dengan kinerja VPS dengan harga perbulan Rp.200.000 sampai Rp.500.000 tergantung dari spesifikasi yang kamu pilih pada saat itu.

Saat ini Kolombaru menggunakan VPS yang hampir setiap dua bulan sekalinya berpindah - pindah, tentu dibalik harganya yang mahal pasti ada kesulitan tersendiri dimasing - masing layanan yang ditawarkan.

Kenapa harus melihat jenis website sebelum menentukan pilihan ?

Dalam beberapa kasus, website bisa dibedakan menjadi dua yaitu Website yang tidak berjalan dengan Realtime dan Website yang berjalan dengan Realtime. Realtime sendiri adalah waktu sebenarnya yang berarti website tersebut akan terus berjalan meskipun tidak diakses sama sekali, namun jika website tersebut tidak berjalan dengan realtime maka website tersebut hanya akan berjalan jika di eksekusi atau di akses.

Contohnya seperti membuat situs sosial media dibutuhkan bandwith yang cukup banyak dan spesifikasi yang memadai untuk kuat mengangkat pengunjung yang sedang mengakses situsnya, jika situs tersebut masih dalam keadaan sepi penggunaan hosting adalah hal yang tidak salah. namun dalam beberapa ketentuan yang dibuat oleh pemilik layanan hosting, justru itu adalah sebuah kesalahan karena website seperti itu bersifat realtime dan membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi.

Beratnya website anda bergantung pada jumlah pengunjung

Meskipun website anda tidak berjalan dengan realtime, akan tetapi dibutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi jika jumlah pengunjung sudah melebihi batas kewajaran yang telah ditetapkan oleh pemilik hosting. apabila ini terjadi pada layanan Shared Hosting maupun Reseller Hosting, pihak hosting akan memberlakukan suspend pada website anda dan menyarankan untuk pindah ke provider lain atau upgrade ke VPS.

Ya upgrade ke VPS adalah salah satu opsi yang sangat disarankan oleh saya dan oleh pemilih layanan hosting, namun jika anda masih tidak bisa menggunakan VPS maka anda harus belajar untuk menggunakan VPS dan membeli hosting dengan jumlah batasan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Belum lagi masalah Bandwith

Bandwith merupakan lebar dari sebuah jalan yang ada dirumahmu, makin sempit jalannya maka makin cepet macetnya. ini juga berlaku pada VPS maupun Hosting, jika makin kecil kecepatan transfer dari server ke komputer client maka semakin lambat website kamu.

Tidak memandang hardware dan sistem operasi, ini memang selalu menjadi hal yang harus dibicarakan terlebih dahulu ke orang yang sudah ahli dalam bidangnya. Jadi bagi kamu yang memiliki website dengan target pengunjung dari Indonesia atau Orang Lokal saja maka gunakanlah server lokal, baik hosting maupun VPS. tapi jika sasarannya adalah Global maka gunakanlah server Luar Negeri, karena ini akan mempengaruhi popularitas website kamu di masa depan.