UGC oh UGC, konsep website yang agak populer pada tahun ini karena banyaknya situs - situs sosial media kecil - kecilan hadir di tengah keramaian dunia maya. Sosial Media adalah salah satu contoh jenis suatu website yang menggunakan konsep UGC, tak kalah ketinggalan juga seperti instagram yang berbasis aplikasi, hingga twitter yang berbasis micro blogging.

Tapi semua itu akan kalah dengan mbah tertuanya yaitu Facebook yang mungkin tidak bisa tergantikan oleh siapapun, penerapan UGC pada sebuah situs website bukanlah hal yang salah melainkan salah satu hal yang unik dibanding yang lain.

Karena dengan UGC pengunjung bisa ikut berkontribusi dalam membuat konten dan sudah dipastikan kamu dengan mudah merekrut tim - tim yang akan mengurusi situs kamu, tapi itu hanya sebatas wacana jika tidak ada persiapan dari awal.

Mulai dari cara kerja sistemnya

Menerapkan konsep ini memang gampang - gampang susah, itupun jika kamu menekuninya dan mampu memecahkan segala masalah yang berkaitan dengan UGC. untuk menjalankan konsep UGC ini pemilik website harus bisa membuat alur atau cara kerja dari sistem UGC yang dibuat, agar nantinya tim - tim yang memonitoring UGC ini akan mudah melakukan pengawasan.

Cara kerja dari UGC ini ada yang berbeda - beda, diantaranya seperti mengirimkan artikel ke situs portal informasi dengan menggunakan akun, lalu ada juga yang hanya mengirimkan sebuah gambar seperti meme ke dalam situs, dan membuat status aku galau di sebuah situs sosial media kecil - kecilan.

Hingga pada akhirnya sebagian konten tersebut dapat dikirim dan dapat dimuat pada website tersebut, dengan catatan konten tersebut adalah milik pengunjung yang membuat konten tersebut.

Namun masalah belum selesai sampai disitu saja, perhatikan apa cara kerja dari sistem kamu bisa di terima oleh pengunjung yang menggunakan fitur tersebut ?. ini adalah salah satu masalah yang kompleks dalam menghadapi UGC, karena belum tentu pengunjung suka dengan cara kerja UGC kita dalam mempublikasikan konten yang telah dibuatnya.

Anda harus siap memonitoring aktivitas UGC !

Setelah cara kerja dari konsep UGC tersebut berjalan dan sudah mulai diminati, kamu harus mengetahui bahwa UGC ini tidak sembarangan. terkadang konsep UGC ini bisa membuat situs itu sendiri tumbang karena konten yang dibuat oleh pengunjung, sehingga dibutuhkan sebuah pekerjaan tambahan bagi pengurus website yang sering dinamakan dengan monitoring.

Monitoring ini adalah salah satu aktivitas yang kerjanya hanya melihat aktivitas user dan pengunjung, pekerjaan ini biasanya hanya terjadi di situs - situs besar seperti Facebook ataupun Twitter.

Monitoring ini bersifat wajib karena terkadang ada saja pengguna nakal yang mencoba untuk melawan aturan yang telah ditetapkan oleh si pemilik website, alhasil kita yang akan menanggung bebannya jika hal tersebut tidak ditangani dengan serius.

Dalam UGC pemilik website setidaknya harus bisa menerapkan sistem moderasi atau meninjau konten yang dikirim oleh pengunjung untuk dipublikasikan ke website, tapi sayangnya itu adalah hal yang kurang efektif namun untuk situs yang baru berdiri mungkin itu adalah cara yang efektif karena jumlah pengunjung masih sedikit.

Perhitungkan biaya server

Hal yang terakhir dan kayaknya sudah bosan saya dengar dari artikel - artikel sebelumnya adalah biaya server, ya biaya server bukan yang lain. menggunakan konsep UGC ini gak murah, jika hanya baru segelintir orang yang menggunakan fitur ini di dalam website kamu. itu adalah hal yang biasa dan tidak perlu kamu takuti.

Bagaimana jika sudah kebanjiran trafik dan hampir semua orang menggunakannya, mungkin ini menjadi masalah karena padatnya akses untuk mengakses satu halaman yang ada kaitannya dengan UGC ini.

Disini saya bukan menakut - nakuti tapi ini adalah kenyataan, karena semakin banyak pengguna memproses data maka semakin tinggi website kita akan menghabiskan memori RAM. ya server kita punya RAM dan yang paling kecil adalah 512MB, itupun terkadang servernya crash kalau diakses oleh ribuan orang.

Namun itu tergantung dari kita sendiri apakah kita mampu mengatur penggunaan server atau tidak, karena dari pengalaman saya sendiri menggunakan RAM 512MB pada VPS adalah hal yang buruk dan berpengaruh dalam kinerja website kita.

Kesimpulan

Akhir artikel saya pun menyimpulkan bahwa konsep UGC ini lebih menjanjikan namun membutuhkan biaya yang ekstra dan pikiran yang kuat untuk menekuni hal ini, jika kamu ingin membuat konsep seperti ini, itu bukan masalah. tapi jika kamu masih ragu untuk membuat konsep ini, mending belajar dulu deh takutnya nanti jatuh di tengah jalan. :D