Website adalah sebuah tempat yang asyik kita kunjungi setiap hari saat kita berselancar ke dalam sebuah jaringan Internet dan memanfaat browser untuk mengaksesnya. Website juga memiliki jenis yang begitu banyak dari Search Enggine seperti google yang kita pakai setiap hari, lalu wikipedia sebagai situs E-Learning, Forum diskusi layaknya kaskus, situs belanja atau E-Commerce seperti lazada, dan masih banyak lagi yang tidak bisa dijelaskan disini.

Membuat website itu butuh ide

Jika kamu ingin membuat sebuah website coba pikirkan apa tujuan kamu membuat sebuah website ?, ya disini kita tidak mau pamer masalah skill jika kita ingin membuat sebuah website. Website itu adalah barang yang gampang kita terima begitu saja namun sulit sekali kita membuatnya agar terlihat menarik.

Website dibangun karena adanya ide – ide dari si pendirinya bahkan tak jarang sebuah website itu terbit karena suatu ide yang sangat bagus dan tak jarang jika ide tersebut masuk di akal dan sangat menarik, bukan tidak mungkin sebuah website akan menghasilkan keuntungan yang berlimpah seperti contohnya facebook buatan Mark Zuckerberg.

Membuat website itu mudah sekali dan itu tergantung dari orang – orang yang memahami cara pembuatannya. Tapi dengan menggunakan Script Open Source orang awam sudah mampu membuat website tanpa pikir panjang untuk merangkai ribuan baris kode untuk menjalankan websitenya, tak jarang banyak orang awam bermigrasi menjadi orang yang sudah mahir website karena niatnya belajar tentang pembuatan website meskipun dia menggunakan script Open Source.

Script Open Source tidak menjamin ?

Namun script open source tidak menjamin bahwa situs yang kamu buat akan populer dalam waktu dekat, semua butuh proses dan tidak mungkin sebuah dagang nasi goreng yang baru buka langsung laris diserbu para pembelinya dan habis dalam waktu 3 jam.

Script Open Source itu seperti layaknya kamu menggunakan internet pada sebuah jaringan WiFi yang tidak membutuhkan uang jika ingin menggunakannya, Script Open Source memang salah satu jalan terbaik dalam membuat website bagi orang yang masih begitu awam dengan bahasa pemrograman.

Namun perhatikan lebih jauh lagi, apakah Script Open Source yang kamu gunakan sudah mendukung ide yang telah kamu buat tersebut. Terkadang menggunakan Script Open Source adalah ide terburuk bagi kamu yang mempunyai ide yang lumayan bagus namun sayangnya ide tersebut tidak bisa diaplikasikan di seluruh Script Open Source yang ada.

Kalaupun bisa dan hanya memanfaatkan plugins atau ekstensi dari sebuah script open source, mungkin itu hanya bisa dinikmati sementara karena kita menggunakan script open source yang dibuat oleh orang. Jika script open source tersebut diupdate dan plugins atau ekstensi yang kamu gunakan tidak bisa berjalan, apa yang akan kamu lakukan pada saat itu juga ?.

Menggantinya dengan script yang baru atau berpindah ke script open source lainnya yang menurutmu sangat sesuai dengan idemu ?, itu tergantung dari diri sendiri yang mau belajar atau tidak.

Tapi apa tujuanmu untuk membuat sebuah website ?

Setelah ide telah didapatkan mungkin sekarang waktunya untuk mencari tahu apa tujuan dari terbentuknya ide tersebut, ide yang dibuat tanpa adanya tujuan yang menarik membuat sebuah website terlihat biasa saja.

Namun jika ide tersebut memiliki sebuah tujuan seperti contohnya kamu membuat sebuah situs streaming audio untuk memudahkan para pengunjung untuk mendengarkan sebuah musik, mungkin website yang akan kamu buat akan memiliki pengunjung yang banyak akan tetapi pastikan kamu tidak mencoba – coba untuk melanggar hukum yang berlaku di negara sendiri.

Butuh Biaya Besar ?

Uang – uang dan uang ini adalah barang yang sudah biasa kita pegang lalu gampang menghilang setelah masuk kedalam dompet, membuat website bukanlah hal yang mudah kalau kita lihat dari segi ekonominya. Disamping biayanya yang luar biasa belum tentu website kita menghasilkan keuntungan termasuk kolombaru ini.

Jika website mu sudah besar sudah dipastikan dompet mu akan meraung – raung untuk minta di isi lagi karena membuat website itu membutuhkan biaya yang lumayan besar, menggunakan script open source atau script buatan sendiri bukanlah suatu masalah bagi kantong kita.

Namun beda cerita untuk wadah yang membawa website tersebut populer, yaitu Server. Sebuah perangkat yang hampir menyerupai komputer dengan spesifikasi yang melebihi komputer ini adalah tempat tinggal dari sebuah website yang berkibar di jaringan internet.

Jika server tidak ada dimuka bumi ini maka website tidak akan pernah dilahirkan, harga sebuah server juga tidak sebanding dengan harga PC rakitan yang kita kenal pada saat ini. Harganya bisa mencapai 20 juta dan bukan tidak mungkin juga ada sebuah server yang memiliki harga diatas ratusan juta.

Ya itu bukan uang sedikit dan uang tersebut bisa dipakai untuk membeli puluhan iPhone yang pernah dirilis, pintar – pintarlah dalam membuat sebuah website karena semakin tinggi trafikmu maka semakin mahal pula biaya yang akan dikeluarkan. Namun jika hal itu sudah terjadi namun tidak mendapatkan keuntungan sama sekali, mungkin sudah waktunya untuk berpikir apakah website saya sudah benar atau ada yang salah ?.

Lalu siapa yang akan mengurusnya nanti ?

Ide untuk membuat website sudah ada, tujuannya sudah jelas, scriptnya sudah jadi dan siap dijalankan, dana sudah terkumpul dan sudah tersedia jika terdapat kondisi darurat suatu saat nanti. Namun pertanyaan paling mengerkan datang kembali, siapa yang nanti mengurusnya jika kamu tidak sempat mengurus website yang kamu buat ?.

Ya ini adalah pertanyaan paling klasik yang sangat mematikan dan sukses membuat beberapa website berbasis blog maupun forum selain kaskus tumbang karena ini, mengurus website bukanlah hal yang gampang apalagi anggota website yang kamu buat tersebut sudah banyak.

Belum lagi ada orang nakal yang secara sengaja melakukan hal – hal yang tidak diinginkan hingga membuat website yang kamu buat tidak bisa diakses sama sekali, dan masih banyak lagi seperti SPAM, Bot dan lain sebagainya.

Kamu selaku pengurus wajib mencari pengurus untuk memonitoring kegiatan yang sedang terjadi di website yang kamu buat, ya mungkin tidak terlalu banyak namun bisa kamu percaya jika terjadi hal – hal yang tidak diinginkan terjadi dalam website kamu.