Hampir 3 minggu saya merilis artikel mengenai cara membuat situs mobile pada wordpress dan akhirnya terdapat salah satu pertanyaan yang mengharuskan saya untuk menjawab pertanyaan tersebut, pertanyaan itu datang tepat kemarin dengan nama Adjie Purbojati yang ingin mengetahui secara rinci penggunaan WP User Agent atau wp_is_mobile pada wordpress.

Kali ini saya akan menjawabnya pada artikel ini karena jawaban tersebut tidak singkat dan sangat tidak efektif jika dibahas melalui kotak komentar, PHP WP User Agent merupakan salah satu cara untuk menampilkan konten mobile untuk smartphone dan konten secara penuh atau versi desktop pada PC maupun Laptop.

PHP WP User Agent sendiri dapat digunakan dengan code if, jadi PHP WP User Agent merupakan salah satu alat untuk mendeteksi apakah pengguna mengakses lewat browser desktop maupun browser smartphone.

Dasarnya penggunaan akan seperti ini :

<?php
if ( wp_is_mobile() ) {
    echo '<p>Konten untuk pengguna mobile</p>';
}
?>

Code HTML ini akan ditampilkan jika diakses melalui browser smartphone

<p>Konten untuk pengguna mobile</p>

Namun jika pengunjung mengakses melalui komputer ataupun laptop, maka konten atau kode tersebut didalam wordpress.

Jika kita kembangkan lagi code ini maka kalian juga dapat menggunakan code if dan else untuk membuat sebuah situs mobile, namun pengembangannya tidak begitu efektif jika menggunakan cara ini. namun jika kalian menggunakan cara ini maka kalian akan menggunakan tiga file seperti contohnya :

  1. single.php => Untuk mendeteksi browser yang digunakan oleh pengguna.
  2. single-desktop.php => Jika pengguna mengakses menggunakan browser desktop maka code yang terdapat pada file ini akan diaktifkan.
  3. single-mobile.php => Jika pengguna mengakses menggunakan browser mobile maka code yang terdapat pada file ini akan diaktifkan.

File yang terdapat pada single.php hanya berisi code ini :

<?php if ( wp_is_mobile() ) { ?>
    <?php include(TEMPLATEPATH. '/single-mobile.php'); ?>
<?php } else {?>
    <?php include(TEMPLATEPATH. '/single-desktop.php'); ?>
<?php } ?>

Sehingga kalian memerlukan dua file yang berisi code yang menyesuaikan antara tampilan desktop maupun tampilan mobile.

Bagaimana apakah cara ini sangat bermanfaat untuk kalian ?