Mencari aplikasi yang gratis mungkin adalah salah satu hal yang sangat sulit kita temui, bahkan aplikasi itu mirip seperti Microsoft Office, apakah ada aplikasi perkantoran yang menyerupai Microsoft Office agar saya tidak pakai versi pak taninya ? :v.

Jawabannya adalah ada dan itu sangat banyak sekali dan sangat susah kita memilihnya, karena dimasing - masing aplikasi tersebut memiliki User Interface yang berbeda dan fitur yang sudah pasti berbeda meskipun konsepnya sama untuk kantoran.

Menggunakan Microsoft Office dan itu bajakan adalah hal yang sangat memalukan bagi diri saya sendiri karena itu bisa merusak reputasi saya (cieee :v), eyttss bukan itu jawabannya tapi jawaban yang benar adalah untuk menghargai si pembuat Microsoft Office itu sendiri.

Jadi kalau kamu pakai Microsoft Office versi pak tani (untuk orang Indonesia) maka kamu sama saja dengan ngambil es krim diam - diam di warung sebelah tanpa bayar, tapi masalahnya hal ini sudah wajar terjadi di Indonesia, kenapa ?.

Alasan pertamanya masih simple yaitu harga lisensinya yang mahal, ya memang mahal tapi ada juga versi murahnya tapi itu pake sistem ngontrak kayak lagi tinggal di kos. jadi jika kamu maunya yang gratis aja tapi fungsinya cuma satu yaitu pake ngetik, buat laporan keuangan, atau presentasi, saya punya penggantinya.

Kingsoft Office

kingsoft

Kingsoft Office adalah aplikasi pertama yang saya temukan pertama kali di warnet, ya di warnet dan OPnya layak mendapatkan penghargaan pecinta gratisan karena dia tidak menggunakan Office pak tani. Kingsoft Office ini adalah software perkantoran yang dirilis oleh Kingsoft dengan interface yang menyerupai Microsoft Office, fitur - fitur yang tersedia di Kingsoft sangat lengkap jika dibandingkan dengan aplikasi kantoran lainnya.

Sekarang ngomongin interfacenya, untuk interface Kingsoft Office itu sendiri memiliki konsep yang hampir mirip dengan Microsoft Office. tidak tahu kenapa hal ini terjadi, tapi saya sendiri lebih memilih menggunakan Kingsoft daripada Microsoft Office jika saya tidak memiliki lisensinya.

Kingsoft Office berisi 3 aplikasi yang diantaranya adalah Writer untuk mengetik, Spreedsheets untuk buat laporan keuangan, dan Presentation untuk presentasi di depan kelas. jika kamu mau mengelola database dengan kingsoft, maka kuburkan niat itu karena aplikasi untuk mengelola database memang tidak tersedia meskipun kamu sudah menggunakan versi berbayarnya.

Kingsoft Office terdiri dari 3 versi yaitu versi Android, versi PC Windows, dan versi iOS untuk orang yang sudah tajir dalam bidangnya.

OpenOffice

Open Office

Open Office merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan oleh Sun Microsystems untuk mengalahkan pesaingnya yaitu Microsoft Office yang beredar saat ini, aplikasi ini menjadi pesaing berat Microsoft Office sejak dari awal berdirinya meskipun pada akhirnya Microsoft Office tetap disenangi karena sudah biasa dipakai.

Fitur - fitur yang ditawarkan memang terlihat sama saja, bahkan jika kamu terbiasa menggunakan Microsoft Office 2003 mungkin akan terbiasa dengan tampilannya yang sangat klasik. jika dibandingkan dengan Kingsoft mungkin Kingsoft yang menjadi juaranya karena menang di Interface, namun jika diadu keringanannya maka Open Office jauh lebih ringan dari seluruh aplikasi perkantoran yang pernah dirilis.

Ada yang unik dari Open Office yaitu terdapat OpenOffice Writer/Web, disini kamu bisa membuat halaman web tanpa belajar kode HTML lagi. singkatnya ini adalah editor HTML, jadi kalau kamu mau mendesain ya gunakan notepad++ saja.

Disamping OpenOffice Writer/Web, kamu bisa menggambar dengan menggunakan Drawing, membuat bussiness card, dan mengelola database layaknya Microsoft Access.

LibreOffice

libreoffice

Terakhir, jika kamu menggunakan ubuntu maka kamu tidak akan asing dengan software yang satu ini. LibreOffice adalah satu aplikasi perkantoran yang sudah dibundling pada paket instalasi ubuntu, aplikasi ini sangat berguna sekali bagi pengguna ubuntu namun untuk pengguna Windows ini mungkin terlihat biasa saja.

LibreOffice datang dengan fitur yang serupa dengan OpenOffice hanya saja User Interfacenya masih lebih baik LibreOffice jika dibandingkan dengan OpenOffice yang masih menggunakan interface klasik.

Fiturnya pun hampir mirip dengan Open Office, bahkan saya pun tidak menemukan perbedaan yang berarti selain User Interfacenya yang berbeda. ntah bagaimana hal ini bisa terjadi, saya lebih betah menggunakan LibreOffice jika berada di ekosistem ubuntu namun pada ekosistem Windows saya menggunakan Microsoft Office karena mubadzir lisensinya :D.

Kesimpulan

Pada akhir artikel seperti biasa saya akan menyimpulkan bahwa sangat sulit sekali memilih aplikasi perkantoran open source yang tepat bagi orang awam dan sangat bagus bagi mereka, selera menjadi salah satu opsi paling benar dibandingkan yang lain. jadi menurut saya untuk masalah interface Kingsoft lebih berkuasa dibandingkan yang lain, namun untuk masalah fitur mungkin LibreOffice menjadi salah satu yang terbaik. tapi jangan lupakan OpenOffice yang sangat ringan dijalankan pada RAM 512MB.