Komputer memiliki hubungan erat dengan sistem operasi, tanpa dirinya Komputer tidak akan bekerja dengan baik atau bisa juga tidak dapat digunakan sama sekali. banyak sistem operasi yang bertebaran di dunia maya seperti Windows, Linux (Ubuntu, CentOS, Debian), hingga Mac. semua itu bisa kalian cari di Google dengan memasukan nama OSnya saja, cuma kebutuhan seperti Sistem Operasi ini cukup membuat para pengguna komputer khususnya pekerja IT atau programmer sering berganti-ganti OS untuk melancarkan aktivitas kerjanya dan tak jarang mereka memiliki 2 perangkat komputer dengan OS yang berbeda.

Namun untuk pekerja IT atau programmer yang baru lahir mungkin akan menghadapi beban yang agak berat pada kasus sistem operasi, karena setiap pekerjaan menggunakan sistem operasi yang berbeda-beda sehingga cara untuk membuat dual boot antara OS 1 dengan OS lainnya adalah jalan alternatif yang sangat bermanfaat.

Berbicara tentang Dual Boot, layaknya sebuah rumah yang dihuni oleh dua keluarga atau lebih menjadi tempat bagaimana mereka beraktifitas dari bangun tidur sampai mau berangkat tidur. Dual Boot juga demikian, PC yang memiliki dua sistem operasi atau lebih sehingga sebelum kalian masuk ke sistem operasi maka kalian wajib memilih OS apa yang ingin digunakan untuk menjalankan komputer ini.

Tapi terkadang ini membuat masalah, satu rumah yang didalamnya terdapat dua keluarga yang hidup bersamaan pasti akan ramai masalah dibanding satu rumah dengan satu keluarga. sama juga dengan PC, jika terdapat masalah pada OS 1 bukan tidak mungkin akan menimbulkan masalah pada OS 2 sehingga ini agak merepotkan pengguna komputer itu sendiri.

Belum sampai kita melakukan instalasi OS lain untuk melakukan dual boot lahir lah sebuah masalah yang pasti dihadapi oleh pemilik motherboard keluaran tahun 2012 keatas, tidak lain adalah karena UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). UEFI sendiri adalah sistem firmware interface pada PC yang sengaja dibuat untuk menggantikan BIOS.

UEFI mampu memberikan proteksi keamanan yang lebih baik dari BIOS serta UEFI dibuat untuk menutupi kelemahan yang ada di BIOS sehingga kita tidak perlu lagi takut dengan apa itu UEFI, namun disini adalah masalah jika kalian ingin melakukan Dual Boot baik itu OS yang sama namun beda versi ataupun OS yang memang beda satu sama lain.

UEFI sudah mulai berkembang setelah sistem operasi Windows 8/ 8,1 lahir dari permukaan, Sistem Operasi ini memang sudah dirancang khusus agar bisa disupport oleh UEFI. tak heran memang kalau Laptop yang sudah terpasang Windows 8x ini sudah menggunakan teknologi UEFI untuk menompang sistem operasi ini.

Back to topic, disaat kalian memiliki Laptop dengan Windows yang sudah terinstall saat pertama kali beli maka kalian akan sangat terkejud jika mendapati sebuah tugas yang menyuruh kamu untuk menggunakan sistem operasi lain seperti ubuntu.

Persiapan

UEFI sesungguhnya memiliki interface layaknya aplikasi desktop pada windows saat ingin mengatur kinerja PC, hanya saja proteksi keamanan yang tinggi menyebabkan beberapa Laptop / PC yang menggunakan UEFI sangat sulit untuk melakukan dual boot dengan OS lain sehingga jika cara lama tidak akan berhasil.

Lalu apa yang dibutuhkan saat membuat Dual Boot uBuntu dengan Windows pada UEFI ini :

  1. Terdapat sistem operasi Windows, jika ingin melakukan Clean Install maka dahulukanlah Windowsnya lalu selanjutkan install ubuntu.
  2. Backup partisi Windows menggunakan AOMEI Partition Assistant, untuk menjaga-jaga jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi.(Opsional)
  3. File instalasi ubuntu berasitektur x64 atau bisa dibilang 64-bit, jangan mendownload versi x86 atau 32-bit karena pada umumnya OS dengan arsitektur x86 tidak mensupport UEFI dan sudah jelas instalasi tidak akan berjalan dengan baik.
  4. Software pembuat bootable baik menggunakan rufus ataupun Universal USB Installer.
  5. Kapasitas hardisk yang mencukupi (minimal free space 64GB) atau bisa juga membuat partisi tambahan untuk memisah antara partisi OS Windows dengan partisi OS uBuntu.
  6. UEFI sudah menggunakan pengaturan Secure Boot dan Fast Boot (khusus untuk motherboard Full UEFI)
  7. Berdoalah saat ingin masuk proses instalasi atau pembuatan Dual Boot Windows dengan uBuntu pada UEFI

Proses

Setelah seluruh persyaratan diatas terpenuhi maka kalian bisa melakukan membuat Dual Boot antara Windows dengan Ubuntu sehingga kalian dapat memasang dua OS pada satu komputer.

1. Persiapan (Optional)

Persiapan awal adalah melakukan pembagian partisi atau langsung melakukan instalasi, untuk pembagian partisi kalian bisa melakukannya dengan memasuki folder Administrive Tool lalu cari Computer Management setelah jendela atau window sudah muncul selanjutnya cari menu Disk Management.

[caption id="attachment_2058" align="aligncenter" width="640"]Computer Management Computer Management[/caption]

Setelah itu pilih Shrink Volume lalu masukkan nilai MB untuk menentukan berapa ukuran partisi yang kalian berikan pada partisi baru yang akan kamu buat, Pastikan jumlahnya tidak besar atau setengah dari free space yang tersedia pada partisi yang ingin dibagi.

2. Masukkan media instalasi

Untuk yang melakukan tahap pembagian partisi pada OS Windows maka kalian dapat melakukan restart lalu masuk ke tampilan pengaturan UEFI, namun jika kalian ingin menginstall cukup menghidupkan komputer atau merestart jika komputer masih menyala lalu masuk ke tampilan pengaturan UEFI.

Karena saya menggunakan Motherboard ASUS H61M-D maka saya menggunakan pilihan Advance Option untuk memilih media instalasi yang baru saya buat tadi untuk dijadikan boot utama.

3. Masuk proses instalasi ubuntu

Setelah masuk proses instalasi ubuntu, klik tombol forward hingga muncul tampilan pilihan yang kurang lebih isinya seperti ini :

Ada beberapa catatan untuk setiap pilihan yaitu :

  1. Install ubuntu alongside Windows 7, pilihan ini berfungsi untuk menginstall ubuntu agar dapat bersamaan berjalan dengan sistem operasi Windows. jadi jika kalian ingin membuat dual boot dalam satu partisi maka pilihan ini adalah pilihan yang cocok.
  2. Replace Windows 7 with ubuntu, Pilihan ini berfungsi untuk mengganti sistem operasi Windows dengan ubuntu dan pada akhirnya kalian tidak bisa membuat dual boot jika memilih opsi ini.
  3. Enycript the new ubuntu installation for security, dengan memilih opsi ini maka seluruh data sistem ubuntu akan terenskripsi sehingga keamanan pada sistem ubuntu menjadi lebih aman
  4. Something else, pilihan yang digunakan untuk instalasi custom atau sesuai dengan keinginan.

4. Ikuti semua prosedur yang ada sampai terlihat window progress bar

Setelah proses penentuan apakah PC yang kalian install mau dibuat Dual Boot atau hanya Single Boot, kalian dapat mengikuti semua prosedur pada langkah berikutnya. kurang lebih kalian hanya mengatur zona waktu, input bahasa keyboard, membuat akun untuk sistem ubuntu, dan selesai.

Screenshot (5)

Proses instalasi ini tidak memakan waktu yang cukup lama seperti yang ada di pada sistem operasi Windows, namun perlu diketahui jangan sekali-sekali mencoba hal - hal yang aneh pada saat melakukan instalasi karena itu mungkin saja menyebabkan kerusakan sistem dan lain sebagainya yang tidak bisa ditanggung jawabkan kepada saya.

5. Masuk login Screen

Setelah proses yang tidak begitu lama telah selesai ubuntu akan secara otomatis melakukan restart untuk masuk ke login screen, namun jika kalian melakukan dual boot pada instalasi ini sangat saya sarankan untuk masuk ke ubuntu terlebih dahulu untuk memastikan bahwa ubuntu sudah terinstall dengan baik.

Nah jika kalian menemukan tampilan login seperti ini maka proses instalasi yang kalian gunakan telah berhasil, selamat menikmati di ekosistem ubuntu semoga kalian betah tinggal di ubuntu.

Update (27-08-2015) : Karena ada beberapa posting yang hilang maka content sudah diperbarui pada hari ini.