Install ulang merupakan salah satu cara dimana sebuah komputer atau laptop melakukan instalasi sistem operasi dari awal yang tujuannya adalah memperbaiki masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh orang professional. Install Ulang sistem operasi memang salah satu langkah paling tepat dalam mengatasi segala masalah yang tidak dapat diselesaikan langsung dari OS maupun dengan tool pihak ketiga, namun hal ini sering sekali diplesetkan bahkan dijadikan cara untuk menipu para pengguna awam yang tidak begitu mengerti dengan sistem komputer secara menyeluruh.

sehingga terjadilah install ulang sistem operasi yang pada akhirnya akan berbuah sia-sia jika penggunanya tidak dapat merubah kebiasaan lamanya yang menyebabkan sistem operasi menjadi rusak, tidak ada yang salah memang dari prosedur install ulang sistem operasi namun tak menutup kemungkinan keseringan melakukan install ulang sistem operasi menyebabkan adanya beberapa komponen yang rusak hanya gara-gara banyaknya data yang harus diproses dan ditulis karena adanya proses install ulang.

Maka hari ini saya akan membuat sebuah artikel yang bertujuan untuk menghindari install ulang yang terlalu sering dilakukan oleh siapa saja baik pengguna awam maupun pengguna yang baru mengenal sistem operasi secara menyeluruh, sehingga apapun yang terjadi dikemudian hari tidak akan merugikan pengguna itu sendiri.

Scan PC dengan Anti Virus terpercaya

Jika komputer yang kalian gunakan terasa lambat atau terdapat kerusakan, hal yang mungkin terjadi yaitu komputer yang kalian gunakan sudah terjangkit virus. langkah untuk mengatasi masalah tersebut yaitu melakukan pemindaian secara menyeluruh terhadap seluruh isi data yang terdapat pada komputer.

Cara ini mungkin membutuhkan waktu yang lumayan lama dan hasilnya tergantung dari database virus yang terdapat pada antivirus, jadi pastikan database virus yang terdapat pada antivirus sudah paling terbaru.

Jalankan disk defragmenter

Jika PC atau Laptop yang kalian gunakan sudah bersih dari virus namun masih terasa berat maka cara kedua yang mungkin akan banyak mengorbankan performa hardisk iyalah menjalankan disk defragmenter. aplikasi ini sudah ada di seluruh versi Windows namun ada juga aplikasi dari pihak ketiga yang mungkin membutuhkan biaya lebih namun performa dari aplikasi tersebut mungkin lebih baik dari aplikasi built in dari sistem operasi itu sendiri.

Waktu yang diperlukan untuk melakukan disk defragmenter sekitar lebih dari satu jam, itupun tergantung dari berapa persen file yang memiliki fragmentasi dengan persentase yang tinggi.

Ada hardware yang bermasalah ?

Jika kedua cara tersebut sudah dilakukan namun tidak dapat mengatasi masalah yang terjadi, maka hal-hal yang mungkin terjadi adalah terdapat hardware yang bermasalah. ini mungkin membutuhkan tenaga professional dan tidak begitu disarankan untuk dilakukan sendiri jika tidak begitu mengerti dengan masalah hardware.

Spesifikasi tidak disupport oleh sistem operasi

Jika hardware juga tidak terdapat sesuatu yang bermasalah mungkin sistem operasi yang kalian gunakan tidak disupport oleh hardware yang terpasang pada PC ataupun Laptop tersebut, ada kalanya kalian harus mengupgrade hardware yang kalian punya bahkan harus mengganti dengan yang baru.

Cara ini memang begitu ampuh namun biaya yang dikeluarkan memang cukup banyak, jadi pastikan spesifikasi hardware yang kalian gunakan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.