Pembajakan adalah hal yang sudah pasti terjadi di Indonesia dan mirisnya para pelakunya tidak mengetahui apa dampak yang akan dirasakan setelah mereka ngebajak satu persatu software yang dipasang di komputernya.

Ngebajak Software atau menggunakan Software Ilegal adalah salah satu masalah hukum yang sangat serius karena berkaitan dengan hak cipta, sanksinya cukup serius jika kamu tertanggap basah telah menjual software bajakan ini ke umum.

Belum lagi undang - undang di negara kita masih belum begitu ketat bagi semua orang yang berusaha untuk menjual barang bajakan tersebut, mungkin saja mereka masih berkeliaran dan jika suatu saat nanti undang - undang di negara kita sudah ketat orang mungkin akan berpikir dua kali dalam membajak.

Dalam hal bajak - membajak yang ada kaitannya dengan software, bukan hanya tidak mendapat dukungan dari pemilik atau pengembang software namun kita juga menyumbang beberapa masalah yang tidak dirasakan namun akan sangat terasa jika angka pembajakan semakin tinggi.

Menambah angka kerugian negara

Ya negara merugi bukan karena kebakaran hutan melainkan software yang tidak memiliki bentuk fisik, jika kamu ingin berhitung kerugian pembajakan software di Indonesia lebih tinggi daripada kebakaran hutan yang sedang terjadi di belakangan tahun ini.

Angkanya pun fantastis sekitar 40 Triliun Rupiah dan angka ini akan terus bertambah seiring perkembangan pengguna PC yang mencoba untuk nakal, kenapa angkanya bisa fantastis hingga mencapai triliunan ?.

Masalah satu dan itupun simple, karena harga lisensi dari software yang dibajak adalah software yang lumayan mahal. jika anda tidak percaya silahkan hitung harga lisensi dari software bajakan yang di install dalam PC anda dan kalikan dengan berapa kali anda menginstall software tersebut pada PC orang lain.

Developer lokal malas dalam membuat aplikasi sendiri

Jika kamu terus - terusan menggunakan program bajakan, hal yang sudah terjadi saat ini adalah developer lokal akan malas mengupdate dan membuat aplikasinya di negaranya sendiri.

Peristiwa bajak - membajak ini membuat orang Indonesia takut dalam menjual aplikasinya, bahkan sangat jarang sekali developer lokal yang mau menjual programnya ke orang banyak atau developer lokal tersebut hanya menjual ke orang - orang tertentu saja.

Kalau sudah begini jangan salahkan developer atau presidennya tapi salahkan orang - orang yang menggunakan program bajakan, karena developer itu juga harus dihargai karena membuat program itu tidak semudah memasak nasi.

Perusahaan Software akan merugi

Ya perusahaan pasti akan merugi bahkan jika mengetahui kalau seluruh pelanggannya di dapat dari jalur ilegal. bayangkan jika kamu tidak membeli lisensinya tapi nekat untuk menggunakan softwarenya, lama - kelamaan perusahaan software tersebut akan bangkrut tapi jika perusahaan tersebut menjanjikan bisa saja nanti ada kasus akuisisi yang menyebabkan jatuhnya paten perusahaan ke orang lain.

Microsoft adalah bukti nyata bahwa dia adalah perusahaan yang sangat - sangat besar di dunia, bahkan karena terlalu besarnya merekapun terkadang tidak menyadari kalau angka pembajakan terhadap produknya sangat besar.

Mereka pun tidak tinggal diam meskipun akhirnya tetap kebobolan juga, tapi apa boleh buat produk tersebut dibuat oleh manusia dan buatan manusia tidak selalu pernah sempurna dihadapan seluruh orang,

Kesimpulan

Di akhir artikel saya hanya memberikan kesimpulan untuk mulai meninggalkan pembajakan yang dampaknya sangat mengerikan, buang jauh - jauh dan sayangi open source karena open source tidak kalah baik juga dengan produk yang berbayar. jadi gunakanlah apa yang ada, jika punya duit berlebih beli akan tetapi jika masih punya duit pas - passan itu terkandung dari keputusan kamu saja.