Sebuah pertanyaan paling - paling sering ditanyakan oleh seluruh penduduk negara kita mengenai internet adalah satu, kenapa sih internet kita lemot, kenapa gak bisa cepet kayak negara tetangga, gara - gara itu tugas gue berantakan nih !. Jika anda tidak percaya bahwa pertanyaan ini sering ditanyakan oleh seluruh penduduk negara kita, cobalah tengok akun sosial media beberapa provider, apakah disana ada yang memprotes bahwa koneksi internetnya lemot ?.

Kita banyak sekali menjumpai beberapa artikel yang berisi mengenai kekecewaannya menggunakan sebuah provider dalam berselancar di Internet, mulai dari internetnya lemot, lalu terkadang tidak stabil dan menyebabkan putus - nyambung, sampai tidak bisa terhubung sama sekali ke internet.

Karena ini bermula dari perkembangan teknologi

Taukah kamu internet di Indonesia bisa menjadi lemot atau lambat sampai saat ini karena satu alasan yang sangat kuat, yaitu karena perkembangan teknologi yang sangat cepat dan negara kita tidak mampu untuk mengimbanginya. teknologi yang disediakan dalam mengimplementasikan jaringan internet di Indonesia sangatlah terbatas, bahkan mirisnya kita baru merasakan apa itu koneksi 4G LTE pada tahun ini. padahal penemu 4G LTE sendiri berasal dari Indonesia.

Pada jaman dahulu kita mengenal sebuah disket yang merupakan salah satu media penyimpanan paling tua dalam dunia ini, disket tersebut memiliki kapasitas yang sangat kecil yaitu 1,44 MB dapat menginstall sebuah sistem operasi yang dapat berjalan dengan mulus seperti contohnya Windows 98 kebawah.

Pembaruan terhadap teknologipun masih terjadi pada saat itu, banyak perubahan dalam angka arsitektur sebuah komputer yang bermula dari 16-bit, 32-bit, sampai 64-bit. perubahan arsitektur ini mulai berimbas dengan besarnya data yang akan diproses dan ditulis, sehingga jika kita bandingkan dengan teknologi jaringan maka jaringan kita masih menggunakan arsitektur 32-bit karena belum mampu menahan bandwith yang deras dari pengguna internet.

Seluruh biayanya sangat mahal dibanding negara luar

Untuk bisa menikmati internet kita terkadang harus merogoh kocek dalam - dalam agar bisa menikmati video youtube tanpa buffering, belum lagi jika menggunakan sistem kuota, dompet anda bisa benar - benar kering karena internet.

Tapi kenapa sih biaya internet kita itu sangat mahal sekali, maka jawabannya hanya satu yaitu biaya servernya masih mahal. Untuk meningkatkan kecepatan Internet dibutuhkan server yang cukup besar untuk mengatur bandwith yang bisa menahan jutaan pengguna untuk mengakses sebuah website.

Memilih server lokal adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat akses situs, yang sangat disayangkan hanya satu pemilik situs tidak mau memilih server lokal dan lebih memilih server luar. contohnya seperti Kolombaru yang menggunakan server dari DigitalOcean, memang servernya dekat dengan Indonesia tapi ini hanya membebani akses ke situs luar.

Belum lagi masalah spesifikasinya yang sangat rendah, dengan kisaran 150rb kamu bisa mendapatkan server dengan RAM 1GB dengan kapasitas lebih dari 10GB. tapi itu untuk server luar seperti DigitalOcean, jika kamu menggunakan server lokal maka kamu tidak akan mendapatkan spesifikasi tersebut.

Jaringan internet kita harus siap melawan lingkungan

Selain biayanya yang sangat mahal, internet kita juga harus siap melawan dengan lingkungan. ya bukan hanya dijalanan saja kita berjuang menghindari emak - emak, tapi internet kita butuh untuk perjuangan agar bisa mengakses sebuah website.

Sinyal provider yang terdapat diseluruh Indonesia tidak dapat menembus tebalnya dan tingginya gunung, layaknya seperti air yang mengalir. sinyal provider kita hanya dapat menembus suatu benda jika terdapat cela atau lubang agar bisa masuk.

Infrastruktur menjadi masalah dalam poin ini, dimana dibutuhkan banyak BTS, saluran kabel, sampai satelit yang mendukung. memang negara tetangga seperti singapore tidak memiliki masalah pada infrastrukturnya karena negaranya yang kecil dan lingkungannya tidak terlalu ekstrim seperti Indonesia, jadi jika kita berpikir bahwa biaya internet kita mahal karena providernya nakal itu adalah salah satu pernyataan yang salah.

Pertumbuhan pengguna yang sangat cepat

Ketahuilah penduduk di negara kita sangatlah banyak, saking banyakya negara kita dilabeli sebagai negara berkembang dengan jumlah penduduk terbanyak (saya tidak tahu urutannya). belum lagi jika pengguna tersebut memiliki dua gadget, 1 komputer, dan 1 laptop, jelas itu tidak termasuk sebagai satu pengguna melainkan lebih dari satu pengguna.

Dalam sebuah studi kasus yang pernah dilampirkan oleh beberapa portal teknologi, mereka mengatakan bahwa angka pertumbuhan gadget yang aktif sangatlah besar daripada angka kelahiran yang terjadi. itu terjadi karena memang ada saja orang yang memiliki lebih dari dua gadget bahkan bisa berpuluh - puluh.

Jika negara kita memiliki aturan satu orang satu gadget, ini adalah sebuah solusi untuk menekan jumlah pengguna nakal. tapi aturan tersebut pasti menjadi masalah untuk orang yang senang dengan gadget dan menilai gadget bukanlah barang yang penting atau sekedar gaya - gayaan.

Kesimpulan

Di akhir kalimat saya menyimpulkan bahwa kita tidak boleh untuk menyalahkan pemerintah atas masalah lemotnya internet di Indonesia, karena itu bukanlah salah mereka. jika anda masalahkan teknisinya maka bukan mereka yang salah melainkan pengguna atau pemilik situs yang tidak peduli dengan masalah ini.

Jika anda peduli dengan masalah ini maka gunakanlah koneksi WiFi, satu koneksi untuk semua orang dan bisa menekan angka lonjakan pengguna baru yang setiap hari semakin meningkat. lalu untuk saya dan seluruh pemilik situs dengan target pengunjung dari Indonesia, gunakanlah server lokal karena menggunakan server lokal lebih baik daripada menggunakan server luar itu dapat mempercepat waktu transfer dan bisa menghemat kuota.