Bingung mau beli komputer dimana atau gak punya bensin untuk berangkat ke toko komputer, tenang saja beli komputer cukup lewat internet dan pastikan uang yang digunakan untuk membeli komputer sudah ditransfer ke si penjual.

Tapi tunggu dulu, kalau kena tipu bagaimana ?, nah disinilah yang menjadi sebuah masalah dan problem terbesar karena gara-gara masalah ini membuat para penjual online menjadi resah dan gelisah. mereka agak takut untuk menambah stok karena rata - rata orang Indonesia mempercayai kalau barang yang dijual di Online adalah barang bekas dan barang tidak original.

Di lingkungan sekitar rumah saya banyak yang bertanya seputar bagaimana cara berbelanja online bahkan ending dari setiap konsultasi hampir sama yaitu "ini gak nipu kan ?". ya memang mayoritas ada oknum - oknum nakal yang berusaha untuk menipu calon pelanggannya dan mirisnya oknum - oknum nakal itu lebih banyak dari penjual online yang sudah rela untuk jujur dalam berjualan.

Belum lagi jika kita sudah terkena kasus yang seperti ini, pihak yang berwajib agak susah untuk membuka mulut soal ini dan terkesan tidak mau menanggapi kasus ini dengan baik kecuali kalau ada uang rokok atau embel-embel lainnya.

Entah kenapa mungkin ini sudah jalannya dan kita sebagai konsumen harus berhati - hati dalam bertransaksi online, apalagi kalau situasinya sudah begini banyak penipu dimana-mana yang mengatakan bahwa barang ini murah, asli, dan terjamin kualitasnya (mungkin itu hanya kalimat bukan kenyataan).

Disini saya akan sedikit sharring tentang tips menghindari penipuan online karena berhubung saya juga pernah belanja online dan juga pernah ketipu dengan uang yang tidak seberapa (kalau kasus diserahkan ke pihak berwajib mungkin lebih mahal lagi biaya sewanya dari harga barang tersebut).

1 Hindari bertransaksi dari sosial media

[caption id="attachment_2099" align="alignnone" width="620"]Ilustrasi jual beli yang terjadi di sosial media Ilustrasi jual beli yang terjadi di sosial media[/caption]

Wah kok facebooknya gak disensor (maklum kepengen terkenal :v). Back to topic, mungkin ada diantara kalian pernah menemukan grup yang mungkin serupa dengan grup ini namun barang dagangannya macem-macem dari sandal, tas, hp, rokok, atau lain sebagainya.

Nah bagi kalian yang mungkin sering nongkrong di sosial media baik itu pesbuk, tuiter, atau lain sebagainya yang sudah pasti kamu tahu sendiri. usahakan untuk hindari melakukan transaksi di dalam sosial media, Kenapa ?, alasannya ada banyak antara lain seperti :

  1. Penjual lebih bebas menjual barang dagangannya tanpa proses verifikasi
  2. Tidak ada yang menjembatani proses transaksi, semua langsung dengan begitu saja seperti face to face.
  3. Gambar yang dijual terkadang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya kita dapat, bahkan bisa jadi itu ZONK !.
  4. Tidak ada jaminan dalam transaksi ini meskipun memang sudah ada orang yang menjembatani (sistem rekber).

Nah bagi kalian yang memang sudah kepepet dan memang barang itu tidak ada dimana-mana setelah kalian searching di google mungkin ada sedikit tipsnya untuk terhindar antara lain :

  1. Penjual harus bisa menggunakan sistem rekber
  2. Terdapat testimonal dari pembeli sebelumnya untuk memastikan bahwa memang penjual tersebut menjual barang yang di tawarkan
  3. Jika ada penjual harus memberikan data pribadinya jika sewaktu - waktu terjadi masalah seperti penipuan ini

Meskipun begitu saya menurut pribadi juga tidak menyarankan teman saya untuk bertransaksi lewat sosial media bahkan saudara dan adik saya tidak saya berikan ijin jika dia ingin bertransaksi di sosial media.

2. Penjual bisa menggunakan sistem COD

[caption id="attachment_2100" align="alignnone" width="620"]ilustrasi cash on delivery ilustrasi cash on delivery[/caption]

Pernahkah kalian membeli barang dari tokobagus.com (yang sudah berubah sekarang) ?, seluruh penjual dalam situs tersebut menggunakan sistem COD (bukan Call Of Dutty) yang sebenarnya lebih aman daripada membeli barang menggunakan metode transfer maupun rekber.

Bukan karena barang yang dijual rata - rata adalah bekas ataupun capek karena cari si penjual di deket lampu merah, namun keamanan dalam berbelanja seperti ini sangat luar biasa aman daripada metode lain. Jika kalian tidak merasa puas dengan barang tersebut meskipun kamu sudah coba, mungkin saja kamu mengatakan "maaf lain kali saya beli" dan transaksi saat itu dibatalkan.

Ya mungkin diantara kalian sudah ada yang menggunakan metode ini namun jangan salahkan penjual jika mungkin mereka merasa agak kesal karena sudah COD jauh - jauh tapi gak jadi beli, namun jika kalian mau lebih aman dalam bertransaksi online maka percayakan sistem COD bukan situsnya.

3. Gunakan sistem rekber jika dalam kondisi darurat

Nah jika kalian memang sudah terlanjur dalam kondisi darurat dimana kalian membutuhkan barang itu dan setelah kalian cari-cari hanya ada satu orang yang menjualnya di dalam sosial media ataupun situs yang mungkin belum begitu dipercaya.

Maka gunakanlah sistem rekber yang menurut saya lebih baik bahkan orang yang membuat sistem rekber sangat baik karena sudah menjembatani dan mengamankan berbagai penipuan online, namun terkadang sistem rekber juga agak mahal dibanding transaksi biasa dengan metode transfer lewat ATM.

Namun kalian harus tenang karena sudah ada asuransinya, jadi jika barang tidak datang atau kamu kena tipu maka uang yang tadi kamu kirim akan kembali tapi biaya rekbernya tidak akan kembali karena kasihan orang itu yang bisa dikatakan sebagai satpamnya penjual online.

4. Jangan beli online jika barang ada disekitaran rumah kamu

Tips terakhir bagi yang minder kalau beli di toko deket rumah, pastikan barang yang kamu beli memang sudah ada disekitaran rumah kamu. Kenapa ?, karena beli di toko online itu gak seperti toko yang sudah tersedia wujudnya beserta karyawan yang menjaganya.

Jadi di toko online setelah kalian membayar barang yang kamu ingin beli, proses selanjutnya adalah packaging dan melakukan pendataan ini adalah proses yang agak ribet dan agak lama. namun proses yang sebenarnya simple dan lumayan lama bahkan sangat lama adalah proses pengantaran pesan.

Nah kalau barang yang kamu cari di Online ternyata tersedia di toko - toko terdekat lebih baik beli saja disana karena membeli online itu kena biaya pengiriman barang, jadi daripada beli mahal - mahal tapi barangnya lama datang mendingan beli mahal tapi barangnya sudah ada.

Bagaimana apakah kamu pikir - pikir sebelum membeli online setelah membaca artikel ini ?.